MADIUN (SINDO) – Pundi-pundi harta para kontestan Pilkada Kabupaten Madiun ternyata cukup tebal.Setidaknya, itu terlihat dari hasil pelaporan kekayaan yangditerima KPU Kabupaten Madiun.
Dari laporan itu, calon bupati (cabup) Zainal Abidin yang diusung PDIP paling kaya, yakni Rp3,1 miliar. Sementara pasangan yang mendampinginya, Yohanes Ristu Nugroho memiliki kekayaan senilai Rp1,2 miliar. Berada di tempat kedua cabup Tomo Budi Harsojo yang diusung Partai Golkar, dengan nilai kekayaan Rp2,5 miliar. Pasangannya, Bagus Riski Dinarwan, memiliki kekayaan Rp2,1 miliar.
Cabup dengan jumlah kekayaan paling kecil yakni Muhtarom yang diusung PKB, dengan nilai kekayaan Rp1,1 miliar, sedangkan Iswanto yang mendampinginya merupakan calon termiskin dengan kekayaan hanya Rp450 juta. Kekayaan yang dimiliki para cabup dan cawabup itu sebagian besar berbentuk properti, tanah, dan usaha. Cabup Zainal Abidin misalnya, tercatat memiliki tanah di Sidoarjo senilai Rp150 juta.
Dia sebelumnya juga menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Jatim. Pemeriksaan jumlah kekayaan para cabup dan cawabup itu akan diumumkan kepada publik maksimal satu bulan sebelum pelaksanaan Pilkada pada 18 Juni 2008 mendatang. Menurut anggota KPU Kabupaten Madiun Totok Suprapto, daftar kekayaan para cabup dan cawabup yang diserahkan pada KPU itu disertai bukti kepemilikan yang sah.
Daftar kekayaan itu dimasukkan dalam lembar berkas model B yang saat ini telah diserahkan ke KPK untuk diperiksa. “Daftar kekayaan para cabup dan cawabup sudah kita serahkan ke KPK. Selanjutnya, daftar kekayaan yang telah selesai diperiksa akan diumumkan ke publik paling lambat satu bulan sebelum pemungutan suara nanti,” ujar Totok seusai rapat pleno terbuka penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati di KPU Kabupaten Madiun kemarin.
Menurut Totok, para cabup dan cawabup yang telah mengisi daftar kekayaan pada lembar model B akan diperiksa dan disesuaikan antara jumlah kekayaan mereka saat Pemilu tahun 2004 lalu dan jumlah kekayaan saat mengikuti Pilkada Kabupaten Madiun 2008 ini. Sementara itu, hanya satu calon yang mengisi lembar model A yakni cawabup Bagus Riski Dinarwan karena belum pernah mengisi lembar daftar kekayaan.
Nomor Urut
Kemarin, tiga pasangan calon mengikuti rapat pleno terbuka KPU Kabupaten Madiun untuk menetapkan nomor urut pasangan calon.Dari hasil pengundian, diketahui pasangan Tomo Budi Harsojo- Bagus Riski Dinarwan (Toba) mendapat nomor urut 1. Pasangan Muhtarom-Iswanto nomor urut 2. Sementara pasangan Zainal Abidin- Yohanes Ristu Nugroho mendapat nomor urut 3.
Ketua KPU Kabupaten Madiun Anwar Sholeh Azarkoni menyatakan,penetapan nomor urut pasangan calon ini telah dituangkan dalam SK KPU Kabupaten Madiun nomor 270/264/KPU/IV/2008. “Setelah ini, agenda selanjutnya adalah kampanye pasangan calon yang akan dimulai pada Juni mendatang. Setiap pasangan calon diberikan kesempatan selama 14 hari untuk menyampaikan visi, misi, dan program mereka,” ujarnya. Dia juga yakin,pelaksanaan Pilkada Kabupaten Madiun akan berlangsung satu kali putaran saja.
Sebab, hanya tiga pasang calon yang maju dalam Pilkada ini dan salah satu di antaranya memiliki peluang untuk mendapatkan suara lebih dari 25%. “Sesuai UU No 32/2004 tentang Pemerintah Daerah,dua kali putaran Pilkada itu dilakukan jika tidak ada satu pun pasangan calon yang meraih suara lebih 25%,” ujarnya. Sekretaris Desk Pilkada Kabupaten Madiun Suhardi mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi mengenai pelaksanaan Pilkada di seluruh wilayah Kabupaten Madiun.
Dia berharap jumlah golput dalam Pilkada mendatang tidak terlalu besar. “Kita sudah sosialisasikan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Madiun ini. Kalau ada yang golput, ya itu pasti ada. Tapi kita harapkan jumlahnya tidak banyak,” ujarnya. Pilkada Kabupaten Madiun bakal digelar pada 18 Juni 2008.
Terkait pengamanan pesta demokrasi itu,kepolisian telah ancang-ancang untuk menerjunkan pasukan terbaiknya. Kendati begitu,polisi juga meminta masyarakat untuk berperan aktif menciptakan suasana yang kondusif. Kapolda Jatim Irjen Pol Herman Sumawiredja meminta masyarakat tidak mudah terpancing provokasi dalam setiap denyut pilkada. “Kita harapkan tidak sampai bentrok, apalagi memicu terjadinya kerusuhan. Pilkada di Kota Batu,Bojonegoro, Sampang, berjalan dengan baik, meski ada sedikit gejolak.
Namun, semuanya dapat diselesaikan lewat jalur hukum sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” paparnya beberapa waktu lalu.
DIarsipkan di bawah: politik lokal | Ditandai: pilkada madiun












